PERBAWATI, KUSUKABUMIKU.com – Lima anak harus berjalan kaki, melintasi jalan raya hingga sejauh 25 kilometer. Perjalanan yang ditempuh mereka itu untuk mendapatkan tanda tangan pembina dalam buku sakunya.

Mereka itu adalah anggota Pramuka penggalang dari SMP Negeri 3 Kota Sukabumi. Mereka mempunyai semangat juang yang luar biasa bagi seumurannya dalam melaksanakan tugasnya.

“Kami berjalan dari Lapang Merdeka hingga ke sini,” ungkap seorang anak mengaku bernama Rizki yang diamini empat temannya, Minggu (19/3/2017).

Saat itu, mereka sedang asik beristirahat di kantin Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Selabintana di Pondok Halimun, Desa Perbawati, Sukabumi, Jawa Barat.

“Nanti kami akan pulang lagi berjalan kaki dari sini ke Lapang Merdeka. Kalau pulang pergi, berarti kami berjalan 25 kilometer, ” kata pelajar kelas 2 SMP itu.

“Perjalanan ini untuk memenuhi syarat kecakapan khusus yang nantinya akan ditandatangani bapak pembina,” imbuhnya.

Sebelum akhirnya pergi meninggalkan kawasan konservasi, mereka diajak seorang sukarelawan untuk masuk ke pusat informasi. Mereka diajak melihat-lihat materi gambar yang terpampang di dalam ruangan dan diberikan penjelasan.

Selain melihat-lihat dan mendapatkan penjelasan, di antara mereka itu ada juga yang mengabadikan setiap materi dengan telepon genggam cerdasnya.

Berbagai pertanyaan pun banyak keluar dari mulut mereka secara
spontan. Apalagi saat melihat berbagai jenis satwa dan tumbuhan yang ada dalam materi. Seperti mempertanyakaan keberadaaan Macan tutul, Elang jawa hingga Owa jawa hingga bunga Edelweiss.

Mereka pun bisa membaca sejarah letusan gunung Gede. Mereka pun bertanya mengenai jalur pendakian hingga perizinan bagi mereka karena masih anak-anak. Mereka pun dapat membaca materi fungsi hutan sebagai penghasil air yang dibutuhkan masyarakat.

Dalam waktu singkat ini, setidaknya mereka bisa mengetahui manfaat dan fungsi hutan dan gunung yang terletak di sebelah utara Kota Moci itu.

Dan semoga mereka bisa lebih mengenal Gunung Gede Pangrango. Tidak sekedar mengetahui sebagai taman rekreasi. Seperti taman-taman yang kini banyak dibangun di mana-mana.

TNGGP ini merupakan kawasan hutan yang masih utuh dan salah satu dari lima Taman Nasional pertama dan tertua di Indonesia. Ayo siapa lagi yang ingin mengenal dan mengetahui TNGGP ?

Comments

comments

, , ,
budiyanto sukabumi

Budiyanto hanyalah seorang individu yang sedang mengembara di muka bumi ini, dan untuk mengisi waktunya, agar dapat bermanfaat bagi semua penghuni bumi ini, lebih memilih profesi jurnalis.
Dunia jurnalistik telah dikenalinya secara otodidak sejak remaja. Sejak awal, sangat berminat pada isu konservasi, lingkungan, kemanusiaan hingga petualangan serta fotografi.

Situs kusukabumiku.com ini dibuat dan dibangun pada intinya sebagai media kampanye pembelaan lingkungan, alam alami, selainnya sebagai salah satu wadah untuk menyalurkan minat dan menyimpan sejumlah hasil karya jurnalistik.

Similar Posts