CIKEPUH, KUSUKABUMIKU.com – Bertepatan dengan peringatan HUT Republik Indonesia ke 72, dua ekor burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dilepasliarkan di Suaka Margasatwa (SM) Cikepuh, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/8/2017).

Sepasang burung yang dilindungi ini telah mendapatkan rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Nyalindung sejak 2012. Dua ekor burung pemangsa yang dilepasliarkan ini bernama Vico berjenis kelamin jantan dan Ingo berjenis kelamin betina.

Burung pemangsa ini merupakan hasil sitaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat. dari warga di Bandung. Keduanya sudah berusia sekitar 5 tahun atau sub adult. Program pelepasliaran satwa ini bekerjasama BBKSDA Jawa Barat, PPSC dan BioFarma.

“Dua ekor Elang ini hasil sitaan dari penegakkan hukum petugas BBKSDA Jabar yang dititipkan di PPSC,” kata staf PPSC, Iing Iryantoro, Kamis siang.

Menurut dia pelepasliaran satwa ini diberinama “memerdekakan satwa”, karena mulai hari ini kedua satwa ini bebas dari penjajahan manusia.

“Sebelumnya kedua elang ini dipenjara manusia, lalu diselamatkan BBKSDA dan PPSC. lalu dimerdekakan ke habitat aslinya,” ujarnya.

Iing menjelaskan kedua burung pemangsa ini sejak tahun 2012 telah mendapatkan penanganan untuk dilepasliarkan di habitat aslinya di PPSC. Sebelum akhirnya dilepasliarkan, kedua burung ini sempat di tempatkan di kandang habituasi.

“Sudah lima hari di sini di kandang habituasi untuk beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Dan tadi keduanya bisa langsung terbang bebas keluar dari setalah kandang habituasi dibuka,” tuturnya.

Kepala Resor SM Cikepuh, Saefudin menjelaskan burung Elang Ular Bido ini merupakan salah satu satwa penghuni di kawasan konservasi yang berlokasi di selatan Kabupaten Sukabumi. Makanya dapat dilepasliarkan di SM Cikepuh yang sudah dibentuk sejak 1973.

“Alhamdulillah kedua ekor Elang ini bisa kembali hidup bebas di habitat aslinya dan ke depannya bisa berkembang biak dengan baik di SM Cikepuh,” katanya.

Lihatlah ….

 

Comments

comments

,
budiyanto sukabumi

Budiyanto hanyalah seorang individu yang sedang mengembara di muka bumi ini, dan untuk mengisi waktunya, agar dapat bermanfaat bagi semua penghuni bumi ini, lebih memilih profesi jurnalis.
Dunia jurnalistik telah dikenalinya secara otodidak sejak remaja. Sejak awal, sangat berminat pada isu konservasi, lingkungan, kemanusiaan hingga petualangan serta fotografi.

Situs kusukabumiku.com ini dibuat dan dibangun pada intinya sebagai media kampanye pembelaan lingkungan, alam alami, selainnya sebagai salah satu wadah untuk menyalurkan minat dan menyimpan sejumlah hasil karya jurnalistik.

Similar Posts